TAR (Tape Archive)
TAR adalah format pengarsipan Unix yang menggabungkan beberapa file dan direktori ke dalam satu file tidak terkompresi sambil mempertahankan izin, kepemilikan, dan timestamp. TAR hampir selalu dipasangkan dengan alat kompresi (gzip, bzip2, xz) untuk membuat arsip .tar.gz, .tar.bz2, atau .tar.xz.
Tipe MIME
application/x-tar
Tipe
Biner
Kompresi
Lossless
Kelebihan
- + Preserves Unix permissions, ownership, symbolic links, and timestamps
- + Streaming-friendly — can be created and extracted via pipes
- + Standard on all Unix/Linux systems with no additional software
Kekurangan
- − No built-in compression — must be combined with gzip, bzip2, or xz
- − No random access — extracting one file requires reading sequentially
- − Less intuitive for Windows users than ZIP
Kapan Menggunakan .TAR
Gunakan TAR (dengan kompresi) untuk backup Unix/Linux, distribusi kode sumber, dan layer image Docker.
Detail Teknis
File TAR adalah urutan blok 512 byte. Setiap entri file memiliki blok header dengan metadata diikuti oleh blok data. TAR sendiri tidak melakukan kompresi — ini murni format pengarsipan (penggabungan).
Riwayat
TAR dibuat pada tahun 1979 untuk Unix Versi 7 untuk menulis arsip file ke pita magnetik. Standar POSIX.1-2001 (format pax) memodernisasi TAR dengan header diperluas untuk nama file panjang dan file besar.